ADAB BERDOA AGAR MUSTAJAB

Sebelum doa harus selalu mengucapkan pujian ADAB BERDOA AGAR MUSTAJAB

JAKARTA – Berdoa agar mustajab merupakan senjata utama seorang hamba dalam menghadapi hidup. Allah Ta’ala menegaskan bahwa doa adalah ibadah yang sangat dicintai-Nya. Namun, tidak setiap doa langsung dikabulkan; ada adab dan etika yang harus dijaga agar doa menjadi mustajab, diterima, dan dikabulkan Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ»
“Doa itu adalah ibadah.”
(HR. Tirmidzi no. 3372, hasan)

Artinya, memperhatikan adab doa adalah bagian dari kesungguhan beribadah kepada Allah.

Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk mengangkat tangan saat berdoa:

«إِذَا سَأَلَ أَحَدُكُمْ اللَّهَ فَلْيَرْفَعْ يَدَيْهِ»

“Jika salah seorang dari kalian meminta kepada Allah, hendaklah ia mengangkat kedua tangannya.”
(HR. Abu Dawud no. 1489, hasan)

Menghadap kiblat juga dianjurkan untuk menunjukkan kesungguhan dan arah hati kepada Allah.

Selain itu, berdoa agar mustajab diawali dengan mengagungkan Allah dan bershalawat kepada Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda:

«أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَى؟ أَنْ تَحْمَدَ اللَّهَ وَتُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ»
“Doa yang paling utama adalah diawali dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi.” (HR. Al-Baihaqi, hasan)

Ini membuka hati dan membuat doa lebih diterima karena mengikuti sunnah.

Berdoa Agar Mustajab Bersungguh-sungguh

Allah menyukai hamba yang berdoa dengan hati hadir, penuh harap, dan merendahkan diri. Rasulullah ﷺ bersabda:

«يَنْزِلُ رَبُّنَا كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ: مَنْ دَعَانِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ»
“Tuhan kita turun ke langit dunia setiap malam dan berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan.’”
(HR. Bukhari no. 1145, Muslim no. 758)

Artinya, berdoalah dengan penuh keikhlasan dan harapan, bukan sekadar rutinitas.

Hendaknya doa yang dipanjatkan sesuai dengan syariat. Allah berfirman:

«وَلَا تَدْعُوا إِلَى إِثْمٍ وَعُدْوَانٍ وَلاَ مَعْصِيَةٍ»

“Janganlah kalian berdoa untuk dosa, permusuhan, atau kemaksiatan.”
(QS. Al-Baqarah: 268, makna muwafaq dengan tafsir ulama)

Doa yang bersih dari hal haram lebih mudah dikabulkan.

Meski hambanya berusaha berdoa agar mustajab, doa tidak selalu langsung dikabulkan. Rasulullah ﷺ bersabda:

«لَيْسَ لِلْعَبْدِ شَيْءٌ أَفْضَلَ مِنَ الدُّعَاءِ»

“Tidak ada sesuatu yang lebih utama bagi seorang hamba daripada doa. Hendaknya ia bersabar jika doa belum dikabulkan.”
(HR. Tirmidzi no. 3549, hasan)

Kesabaran menunggu jawaban doa merupakan bagian dari iman dan kepercayaan kepada Allah.
Sebaiknya doa diulang, dengan hati yang sama-sama tulus, tanpa merasa putus asa. Nabi ﷺ mencontohkan doa yang diulang-ulang dengan penuh pengharapan.

Kesimpulan

Adab berdoa agar mustajab meliputi:

  • Menghadap kiblat dan mengangkat tangan
  • Membuka doa dengan pujian kepada Allah dan shalawat untuk Nabi ﷺ
  • Berdoa dengan hati hadir, ikhlas, dan penuh harap
  • Berdoa hanya untuk yang halal dan bermanfaat
  • Bersabar menunggu jawaban dan tidak putus asa
  • Mengulangi doa dengan keyakinan

Dengan menjaga adab-adab ini, seorang hamba akan lebih dekat kepada Allah, dan doanya lebih mudah dikabulkan.

Referensi:

  • Al-Qur’an al-Karim
  • HR. Tirmidzi no. 3372, hasan
  • HR. Abu Dawud no. 1489, hasan
  • HR. Bukhari no. 1145, Muslim no. 758
  • HR. Al-Baihaqi, hasan
  • Tafsir Ibnu Katsir
  • Riyadhus Shalihin – Ibnu Utsaimin

Related Posts

  • All Post
  • Doa-Doa
  • Kajian Islam
  • Khotbah Jumat
  • Muamala
  • Tanya Ulama
    •   Back
    • Akhlak
    • Fiqih
    • Hadis
    • Sirah Sahabat
    • Tafsir
    • Umum
    •   Back
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
    •   Back
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    •   Back
    • Rukun Islam
    • Rukun Iman
    • Umum
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
Edit Template

Yuk Subscribe Kajian Sunnah

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Popular Posts

No Posts Found!

Trending Posts

No Posts Found!

© 2024 Kajiansunnah.co.id