PENTINGNYA BERIMAN KEPADA AL-QUR’AN

HUKUM MENYENTUH MUSHAF BAGI ORANG YANG TIDAl BERWUDHU DAN ANAK-ANAK PENTINGNYA BERIMAN KEPADA AL-QUR’AN

JAKARTA – Salah satu kewajiban seorang Muslim, iala beriman kepada Al-Qur’an. Mengapa harus demikian? Jawabannya ialah, karena Al-Qur’an, merupakan rukun Iman yang ke-3 dari enam rukun yang wajib kita Imani.

Dalilnya ialah sebuah hadis panjang yang mengisahkan tentang kehadiran Jibril ‘alaihis salam di majelisnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat itu, beliau bersabda,

« الإِيمَانُ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ »

Iman adalah engkau beriman (percaya) kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari Akhir, serta beriman kepada takdir yang baik maupun yang kurang baik.”[1]

Pada hadis di atas di sebutkan, bahwa kita diperintahkan untuk beriman kepada kitab-kitab-Nya, dan di antara kitab-kitab yang Allah turunkan kepada manusia, ialah Al-Qur’an. Oleh karenanya Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kita untuk beriman kepada Al-Qur’an. Allah berfirman,

﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِه وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِه وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِه وَكُتُبِه وَرُسُلِه وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا ۝١٣٦ ﴾

“Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kalian kepada Allah, rasul-rasul-Nya, dan kepada kitab-Nya yang Dia turunkan kepada Rasul-Nya (Muhammad). Kalian juga berimanlah kepada kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kufur kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari Akhir, sungguh, dia telah amat sangat tersesat.”[2]

Bentuk beriman kepada Al-Qur’an

Berikut beberapa bentuk beriman kepada Al-Qur’an, yaitu:

1. Meyakini, bahwa Al-Qur’an itu Kalamullah (perkataan Allah) bukan makhluk

Banyak sekali dalil yang menunjukkan, bahwa Al-Qur’an itu Kalamullah, bukan makhluk, di antaranya ialah firman Allah berikut,

﴿ وَاِنْ اَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَ اسْتَجَارَكَ فَاَجِرْهُ حَتّٰى يَسْمَعَ كَلَامَ اللّٰهِ ثُمَّ اَبْلِغْهُ مَأْمَنَهۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْلَمُوْنَ ۝٦ ﴾

“Apabila salah seorang di antara kaum Musyrikin ada yang meminta pelindungan kepada engkau (Muhammad), lindungilah dia supaya dapat mendengar kalam (perkataan) Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengetahui.”[3]

2. Meyakini bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui malaikat Jibril

Di antara dalilnya ialah firman Allah subhanahu wa ta’ala yang berbunyi,

﴿ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاٰمَنُوْا بِمَا نُزِّلَ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَّهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْۚ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَاَصْلَحَ بَالَهُمْ ۝٢ ﴾

“Orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta beriman pada apa yang diturunkan kepada Muhammad, meyakini bahwa ia (Al-Qur’an) adalah kebenaran dari Rabb mereka, maka, Allah akan menggugurkan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.”[4]

3. Membenarkan semua isi yang ada di dalam Al-Qur’an

Apa saja yang ada di dalam Al-Qur’an, isinya benar. Tidak ada kedustaan sama sekali. Karena yang menyampaikan adalah Dzat Yang tidak pernah berbohong, yaitu Allah subhanahu wa ta’ala.

4. Menerima dan tunduk pada hukum-hukum yang ada di dalam Al-Qur’an

5. Mentadabburi Al-Qur’an

Demikianlah perintah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Perhatikan firman-Nya berikut,

﴿كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ ۝٢٩﴾

“(Al-Qur’an ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu (wahai Muhammad) yang penuh berkah, supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya, dan agar orang-orang yang berakal sehat dapat mengambil pelajaran darinya.”[5]

Berusaha untuk senantiasa membaca dan mengamalkan isi kandungannya.

Ditulis oleh:
Abu Yusuf Wisnu Prasetya, S.H


[1] HR. Muslim, no. 8.
[2] QS. An-Nisa’: 136.
[3] QS. At-Taubah: 6.
[4] QS. Muhammad: 2.
[5] QS. Shad: 29.

Related Posts

  • All Post
  • Doa-Doa
  • Kajian Islam
  • Khotbah Jumat
  • Muamala
  • Tanya Ulama
    •   Back
    • Akhlak
    • Fiqih
    • Hadis
    • Sirah Sahabat
    • Tafsir
    • Umum
    •   Back
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
    •   Back
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    •   Back
    • Rukun Islam
    • Rukun Iman
    • Umum
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
Edit Template

Yuk Subscribe Kajian Sunnah

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Popular Posts

No Posts Found!

Trending Posts

No Posts Found!

© 2024 Kajiansunnah.co.id