BAHAYA MEREMEHKAN DOSA KECIL

HATI-HATILAH DENGAN SIFAT HASAD BAHAYA MEREMEHKAN DOSA KECIL BAHAYA MARAH DALAM RUMAH TANGGA BAHAYA MERASA PALING BENAR DALAM BERAGAMA

JAKARTA – Banyak orang beranggapan bahwa dosa kecil tidak perlu ditakuti atau segera bertaubat. Padahal, Islam mengajarkan bahwa meremehkan dosa kecil dapat menjadi awal kehancuran spiritual. Setiap dosa, sekecil apa pun, jika dibiarkan menumpuk, bisa menjerumuskan seorang Muslim ke dalam dosa besar dan menjauhkan hati dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui; sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban.”
(QS. Al-Isra: 36)

Ayat ini mengingatkan bahwa sekecil apa pun dosa yang dilakukan, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.

Dosa Kecil yang Diremehkan Bisa Menumpuk

Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِيَّاكُمْ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ فَإِنَّهُنَّ يَجْتَمِعْنَ عَلَى الرَّجُلِ حَتَّى يُهْلِكْنَهُ»

“Jauhilah dosa-dosa kecil yang diremehkan, karena dosa-dosa itu akan terkumpul pada seseorang hingga membinasakannya.”
(HR. Ahmad no. 18729, hasan)

Dosa kecil yang terus diulang tanpa segera ditangani bisa menimbulkan kebiasaan buruk dan melemahkan iman.

Meremehkan dosa kecil bisa membuat hati menjadi keras dan kurang peka terhadap kebaikan. Allah Ta’ala berfirman:

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً
“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.”
(QS. Al-Baqarah: 74)

Hati yang keras membuat seseorang sulit bertaubat dan menjauhkan diri dari ketaatan.

Setiap dosa kecil adalah awal dari potensi dosa besar. Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُغَضِبُ اللَّهَ عَلَيْهِ فَإِنْ تَرَكَ الذَّنْبَ الصَّغِيرَ أَرْسَلَ إِلَيْهِ وَحْدَهُ»
(Riwayat Tirmidzi, hasan)

Dengan menunda bertaubat dari dosa kecil, seseorang membuka jalan bagi dosa yang lebih besar dan konsekuensi yang lebih berat di akhirat.

Solusi: Segera Bertaubat dan Memperbaiki Diri

Islam mengajarkan agar setiap dosa, kecil maupun besar, segera ditinggalkan dan diganti dengan taubat serta amalan baik:

  • Istighfar setiap hari.
  • Perbanyak amal saleh untuk menutupi kesalahan.
  • Hindari kebiasaan buruk agar dosa kecil tidak menumpuk.
  • Jaga hati dan pikiran dari perbuatan yang mengundang dosa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ»
“Setiap anak Adam pasti banyak berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat.”
(HR. Tirmidzi no. 2499, hasan)

Kesimpulan

Meremehkan dosa kecil adalah bahaya yang sering tidak disadari. Untuk menjaga iman dan hati tetap hidup:

  • Segera tinggalkan dosa kecil.
  • Perbanyak istighfar dan amal saleh.
  • Jangan biarkan dosa kecil menjadi kebiasaan.

Dengan cara ini, seorang Muslim bisa menjaga hatinya tetap lembut dan dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Referensi:

  • QS. Al-Isra: 36
  • QS. Al-Baqarah: 74
  • HR. Ahmad no. 18729, hasan
  • HR. Tirmidzi no. 2499, hasan
  • Riyadhus Shalihin – Imam Nawawi
  • Syarh Shahih Muslim – Ibnu Utsaimin

Related Posts

  • All Post
  • Doa-Doa
  • Kajian Islam
  • Khotbah Jumat
  • Muamala
  • Tanya Ulama
    •   Back
    • Akhlak
    • Fiqih
    • Hadis
    • Sirah Sahabat
    • Tafsir
    • Umum
    •   Back
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
    •   Back
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    •   Back
    • Rukun Islam
    • Rukun Iman
    • Umum
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
Edit Template

Yuk Subscribe Kajian Sunnah

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Popular Posts

No Posts Found!

Trending Posts

No Posts Found!

© 2024 Kajiansunnah.co.id