PAHALA MELIMPAH DARI AMAL YANG SEDERHANA

PAHALA MELIMPAH DARI AMAL YANG SEDERHANA

JAKARTA – Pahala melimpah dari amal yang sederhana sering kali luput dari perhatian banyak orang, padahal justru di situlah letak keluasan rahmat Allah kepada hamba-Nya. Tidak semua kebaikan harus besar dan berat, karena dalam Islam, amalan ringan yang dilakukan dengan ikhlas bisa bernilai sangat besar di sisi Allah ta’ala.

Termasuk kasih sayang Allah kepada hamba adalah Allah akan membalas setiap amalan kebaikan dengan kebaikan pula, sebagaimana Allah membalas amalan keburukan dengan yang setimpal.

Allah ta’ala berfirman:

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗ

“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Q.S. Az-Zalzalah ayat 7)

Allah juga berfirman:

يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُّحْضَرًاۛ وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوْۤءٍۛ تَوَدُّ لَوْ اَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهٗٓ اَمَدًاۢ بَعِيْدًاۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗۗ وَاللّٰهُ رَءُوْفٌۢ بِالْعِبَادِ ࣖ

“(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan (hari) itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.” (Q.S. Ali ‘Imran ayat 30)

Didalam syariat islam, terdapat beberapa amalan sederhana namun memiliki pahala yang besar disisi Allah ta’ala.

Pahala Melimpah dengan Menyebarkan Salam

Kebaikan islam bisa dirasakan dengan kebaikan yang dipancarkan oleh pemeluknya. Terlebih lagi kebaikan tersebut dianggap sederhana namun pahala yang didapat sangatlah besar.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ؛ أَنَّ رَجُلًا مَرَّ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي مَجْلِسٍ فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ؛ فَقَالَ: «عَشْرُ حَسَنَاتٍ»، فَمَرَّ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ؛ فَقَالَ: «عِشْرُونَ حَسَنَةً»، فَمَرَّ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ؛ فَقَالَ: «ثَلَاثُونَ حَسَنَاتٍ»، فَقَامَ رَجُلٌ مِنَ الْمَجْلِسِ وَلَمْ يُسَلِّمْ؛ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «‌مَا ‌أَوْشَكَ ‌مَا ‌نَسِيَ صَاحِبُكُمْ، إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمُ الْمَجْلِسَ فَلْيُسَلِّمْ، فَإِنْ بَدَا لَهُ أَنْ يَجْلِسَ فَلْيَجْلِسْ، وَإِذَا قَامَ فَلْيُسَلِّمْ؛ مَا الْأُولَى بِأَحَقَّ مِنَ الْآخِرَةِ» صَحِيحٌ – رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ فِي “الْأَدَبِ الْمُفْرَدِ”.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang laki-laki melewati Rasulullah ﷺ yang sedang berada dalam suatu majelis, lalu ia mengucapkan: “Assalāmu ‘alaikum”, maka beliau bersabda: “Sepuluh kebaikan.”

Kemudian lewat laki-laki lain dan ia berkata: “Assalāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh”, maka beliau bersabda: “Dua puluh kebaikan.”
Kemudian lewat lagi laki-laki lain dan ia berkata: “Assalāmu ‘alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh”, maka beliau bersabda: “Tiga puluh kebaikan.”

Lalu ada seorang laki-laki berdiri dari majelis tanpa mengucapkan salam, maka Rasulullah ﷺ bersabda:
“Betapa cepatnya teman kalian ini lupa. Jika salah seorang dari kalian datang ke suatu majelis, hendaklah ia mengucapkan salam. Jika ia ingin duduk, maka duduklah. Dan jika ia hendak pergi, hendaklah ia mengucapkan salam. Tidaklah yang pertama lebih berhak daripada yang terakhir.”

(Hadis sahih, diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad)

Pahala Melimpah dengan Memperbanyak mengucapkan Subhanallah wa bihamdihi

Dzikir yang nabi ajarkan sangatlah banyak, diantaranya adalah Subhanallah wa bihamdihi, disebutkan dalam hadist:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang membaca ‘Subhaanallaahi wa bihamdihi (Mahasuci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya)’ dalam sehari seratus kali, maka kesalahan-kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”
Hadis shahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam shahihnya.

Pahala Mellimpah dengan Memperbanyak mengucapkan hamdalah

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ( إِنَّ أَفْضَلَ عِبَادِ اللهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْحَمَّادُونَ، ثُمَّ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ مَنْ نَاوَأَهُمْ مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ حَتَّى يُقَاتِلُونَ الدَّجَّالَ )

Dari Imron bin Husain, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik hamba Allah pada hari kiamat adalah orang-orang yang banyak memuji (Allah). Dan akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang memerangi orang-orang musyrik yang memusuhi mereka, hingga mereka memerangi Dajjal.”
(HR. Ahmad)

Penulis: Abu Husna Gilang Malcom Habiebie

Related Posts

  • All Post
  • Doa-Doa
  • Kajian Islam
  • Khotbah Jumat
  • Muamala
  • Tanya Ulama
    •   Back
    • Akhlak
    • Fiqih
    • Hadis
    • Sirah Sahabat
    • Tafsir
    • Umum
    •   Back
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
    •   Back
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    •   Back
    • Rukun Islam
    • Rukun Iman
    • Umum
    • Sholat
    • Zakat
    • Puasa
    • Haji (Umrah)
    • Allah
    • Malaikat
    • Kitab
    • Rasul
    • Hari kiamat
    • Takdir
Edit Template

Yuk Subscribe Kajian Sunnah

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Popular Posts

No Posts Found!

Trending Posts

No Posts Found!

© 2024 Kajiansunnah.co.id